Jakarta, BP3MI (5/11) – Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Dr. Arman Muis, bersama Direktur Penempatan Non Pemerintah pada Pemberi Kerja Berbadan Hukum, Nurhayati, S.Pd., M.Si., serta Direktur Peningkatan Kapasitas Pekerja Migran Indonesia, Rr. Lia Parisiana, S.S., menghadiri kegiatan Peluncuran Program Karier Internasional “Pramudi Profesional di Jepang” yang dilaksanakan di Aula Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Timur.
Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 100 peserta pelatihan dari PPKD Jakarta Timur dan menjadi salah satu langkah strategis dalam membuka peluang karier internasional bagi generasi muda Indonesia, khususnya di bidang transportasi dan pelayanan publik. Program ini diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia yang profesional, disiplin, kompeten, dan siap bersaing di tingkat internasional.
Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta, Drs. Syaripudin, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa peluncuran program tersebut bukan hanya sekadar membuka peluang kerja, tetapi juga menjadi pintu gerbang bagi generasi muda Indonesia untuk berkiprah di dunia kerja global.
“Acara ini bukan hanya meluncurkan sebuah program kerja, melainkan membuka pintu gerbang bagi putra-putri terbaik daerah untuk berkiprah di panggung global melalui program ini,” ujar Kepala Disnakertransgi Provinsi DKI Jakarta.
Sambutan kemudian dilanjutkan oleh Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan bahwa Jakarta saat ini tengah bertransformasi menuju Kota Global yang membutuhkan sumber daya manusia unggul dan mampu bersaing di tingkat internasional.
Beliau menegaskan bahwa program “Pramudi Profesional di Jepang” bukan sekadar program penempatan tenaga kerja, melainkan sebuah jembatan emas bagi generasi muda untuk memperoleh pengalaman, ilmu pengetahuan, serta budaya kerja terbaik dari Jepang.
“Jepang dikenal dengan kedisiplinan yang tinggi, etika kerja yang luar biasa, dan teknologi transportasi yang sangat maju. Dengan menjadi pramudi di sana, peserta tidak hanya mencari nafkah, tetapi juga belajar dan menyerap budaya kerja terbaik di dunia,” ujar Khoirudin.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan presentasi dari berbagai lembaga pelatihan dan penempatan kerja ke Jepang, di antaranya Japan Employment Preparation School Program (JEPSP), Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), TransJakarta Academy, serta Lendana. Presentasi tersebut menjadi bagian dari kolaborasi lintas sektor dalam mempersiapkan calon pekerja migran Indonesia yang kompeten, profesional, dan siap kerja sesuai kebutuhan pasar internasional.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala BP3MI DKI Jakarta, Dr. Arman Muis, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program karier internasional tersebut sebagai bentuk sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga pelatihan, serta mitra penempatan kerja luar negeri dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Beliau juga menegaskan bahwa bekerja di luar negeri harus dilakukan melalui prosedur yang aman dan legal agar para pekerja migran Indonesia memperoleh pelindungan secara maksimal selama bekerja di negara penempatan.
“Kami berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Persiapkan kemampuan, mental, kedisiplinan, serta pahami prosedur penempatan secara benar agar dapat menjadi pekerja migran Indonesia yang profesional, kompeten, dan mampu membawa nama baik Indonesia di tingkat internasional,” ujar Kepala BP3MI DKI Jakarta.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serta instansi terkait terus berkomitmen memperkuat pelindungan dan kesejahteraan pekerja migran Indonesia. Program ini diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan serta menjadi model pengembangan bagi sektor-sektor pekerjaan lainnya. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya sosialisasi program strategis SMK Go Global dalam mempersiapkan generasi muda Indonesia yang siap bekerja dan bersaing di tingkat global. **(Humas/BP3MI DKI Jakarta)