Jakarta, BP3MI DKI Jakarta
(19/8) – Delapan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) bersiap melangkah
menuju Taiwan melalui skema Special Placement to Taiwan (SP2T). Sebelum
keberangkatan, proses administrasi menjadi salah satu tahapan penting yang
harus dipastikan berjalan sesuai ketentuan.
Untuk mendukung proses tersebut,
Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) DKI Jakarta
memberikan fasilitasi dan pendampingan pembuatan Visa Taipei Economic and
Trade Office (TETO) bagi delapan Calon Pekerja Migran Indonesia di Gedung
Artha Graha, Jakarta, pada Rabu (19/8/2026).
Pendampingan ini dilakukan untuk
memastikan setiap tahapan pengajuan visa berjalan tertib dan dokumen yang
dipersyaratkan telah terpenuhi sesuai ketentuan Taipei Economic and Trade
Office (TETO). Tim BP3MI DKI Jakarta turut mendampingi para Calon Pekerja
Migran Indonesia mulai dari pemeriksaan kelengkapan dokumen hingga verifikasi
persyaratan administrasi.
Bagi para Calon Pekerja Migran
Indonesia, proses tersebut menjadi salah satu tahapan penting sebelum
benar-benar memulai perjalanan menuju negara penempatan. Karena itu,
pendampingan tidak hanya berfokus pada kelengkapan berkas, tetapi juga
memastikan para Calon Pekerja Migran Indonesia memahami setiap tahapan yang
harus dilalui.
Kepala BP3MI DKI Jakarta, Dr.
Arman Muis, S.H., S.I.K., M.M., M.H., menyampaikan bahwa fasilitasi tersebut
merupakan bagian dari komitmen BP3MI DKI Jakarta untuk memastikan proses
penempatan Pekerja Migran Indonesia berlangsung secara aman dan sesuai
prosedur.
“Kami ingin memastikan setiap
Calon Pekerja Migran Indonesia yang akan berangkat telah melalui proses yang
sesuai dengan ketentuan. Pendampingan seperti ini penting agar mereka tidak
hanya siap secara administrasi, tetapi juga mendapatkan kepastian dan pemahaman
dalam setiap tahapan menuju negara penempatan,” ujar Dr. Arman Muis
Selama proses berlangsung,
kedelapan Calon Pekerja Migran Indonesia mengikuti seluruh tahapan dengan
tertib. Petugas BP3MI DKI Jakarta juga memberikan arahan terkait persyaratan
visa dan hal-hal yang perlu diperhatikan sebagai bagian dari persiapan keberangkatan
ke Taiwan.
Melalui fasilitasi ini, BP3MI DKI
Jakarta kembali menunjukkan bahwa proses penempatan Pekerja Migran Indonesia
tidak berhenti pada tersedianya kesempatan kerja. Di balik setiap
keberangkatan, terdapat rangkaian proses administrasi dan pelindungan yang perlu
dipastikan berjalan dengan benar.
Pendampingan pembuatan Visa Taipei
Economic and Trade Office (TETO) tersebut menjadi salah satu bentuk nyata
kehadiran BP3MI DKI Jakarta dalam memberikan pelayanan kepada Calon Pekerja
Migran Indonesia, sekaligus mendukung agar penempatan melalui skema SP2T dapat berlangsung
aman, legal, dan prosedural sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan.
BP3MI DKI Jakarta memberikan
fasilitasi dan pendampingan pengajuan Visa Taipei Economic and Trade Office
(TETO) kepada 8 Calon Pekerja Migran Indonesia yang akan ditempatkan ke Taiwan
melalui skema Special Placement to Taiwan (SP2T). Pendampingan dilakukan untuk
memastikan kelengkapan dokumen dan seluruh proses administrasi berjalan aman,
legal, dan sesuai ketentuan.