• DKI Jakarta
  • +62811-9900-048
  • bp3mi.dkijakarta@kp2mi.go.id
  • BP3MI Jakarta
  • Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia – Jakarta

Berita

img BP3MI DKI
20-Aug-2026 10:42:52

BP3MI DKI Jakarta dan Institut Bisnis dan Informatika Kosgoro 1957 (IBI-K57) Siapkan Kolaborasi Perkuat Kapasitas Calon Pekerja Migran Indonesia

Jakarta, BP3MI DKI Jakarta (19/8) – Peluang bekerja di luar negeri kini semakin terbuka bagi generasi muda Indonesia. Namun, peluang tersebut perlu diiringi dengan kompetensi yang mumpuni agar calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) tidak hanya mampu menembus pasar kerja global, tetapi juga memiliki kesiapan untuk bersaing dan beradaptasi di negara tujuan.

Hal inilah yang menjadi fokus pertemuan antara Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) DKI Jakarta dan Institut Bisnis dan Informatika Kosgoro 1957 (IBI-K57), Rabu (19/8/2026). Pertemuan tersebut membahas peluang kolaborasi dalam mendukung Program Peningkatan Kapasitas Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI).

Kepala BP3MI DKI Jakarta, Kombes Pol. Dr. Arman Muis, S.H., S.I.K., M.M., M.H., didampingi tim, berdiskusi bersama perwakilan IBI-K57 untuk menggali potensi kerja sama yang dapat memberikan manfaat langsung bagi calon pekerja migran, khususnya dalam penguatan kompetensi sebelum memasuki dunia kerja internasional.

Dalam pertemuan tersebut, IBI-K57 turut memperkenalkan berbagai potensi yang dapat mendukung program. Salah satunya melalui Migrant Center, yang telah dibentuk sebagai wadah pendukung layanan dan pengembangan terkait Pekerja Migran Indonesia. IBI-K57 juga telah memiliki Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), sehingga kolaborasi yang dibangun memiliki landasan dan pengalaman kerja sama yang relevan.

Tak hanya memiliki wadah pengembangan bagi pekerja migran, IBI-K57 juga mempunyai Lembaga Pengembangan Bahasa yang menyediakan pembelajaran Bahasa Inggris, Bahasa Korea, dan Bahasa Jerman. Kompetensi bahasa tersebut menjadi salah satu bekal penting bagi calon pekerja migran, mengingat kemampuan berkomunikasi menjadi bagian dari kesiapan untuk bekerja dan beradaptasi di negara tujuan.

Kekuatan tersebut semakin diperluas dengan jaringan IBI-K57 bersama sejumlah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kolaborasi ini dinilai dapat menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan peluang kerja luar negeri sekaligus memberikan pembekalan kompetensi kepada generasi muda sejak dari bangku pendidikan.

Kepala BP3MI DKI Jakarta, Dr. Arman Muis, S.H., S.I.K., M.M., M.H., menjelaskan bahwa Program Peningkatan Kapasitas CPMI tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan, tetapi juga diarahkan untuk memastikan calon pekerja migran memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja internasional.

“Program peningkatan kapasitas ini menjadi bagian penting dalam menyiapkan calon pekerja migran agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Karena itu, kolaborasi dengan perguruan tinggi seperti IBI-K57 sangat strategis, terutama dalam penguatan bahasa, keterampilan, serta perluasan akses informasi bagi calon pekerja migran,” ujar Dr. Arman Muis.

Menurutnya, sinergi antara lembaga pemerintah, perguruan tinggi, dan institusi pendidikan lainnya dapat menciptakan ekosistem persiapan yang lebih kuat. Dengan dukungan tersebut, calon pekerja migran diharapkan tidak sekadar berangkat untuk bekerja, tetapi benar-benar memiliki bekal yang cukup untuk menghadapi tuntutan pekerjaan dan kehidupan di negara tujuan.

Pertemuan ini pun menghasilkan langkah konkret. BP3MI DKI Jakarta dan IBI-K57 sepakat mempersiapkan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai landasan kolaborasi ke depan. Selain itu, kedua pihak juga merencanakan pelaksanaan Sosialisasi Program Peningkatan Kapasitas CPMI pada 27 Agustus 2026.

Kolaborasi tersebut menjadi awal dari upaya bersama untuk menghadirkan lebih banyak akses, informasi, dan pembekalan bagi generasi muda yang ingin membangun karier di luar negeri. Sebab, untuk menjadi pekerja migran yang berdaya saing, perjalanan menuju pasar kerja global tidak cukup hanya dengan keberanian untuk berangkat, tetapi juga membutuhkan kompetensi, kesiapan, dan pendampingan yang tepat.

 

logo
  • DKI Jakarta
  • +62811-9900-048
  • bp3mi.dkijakarta@kp2mi.go.id