Jakarta, BP3MI DKI Jakarta (30/9)—
Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) DKI Jakarta menghadiri
kegiatan Edukasi Perlindungan dan Migrasi Aman dalam rangka Mendukung SMK Go
Global yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Promosi dan Pemanfaatan
Peluang Kerja Luar Negeri, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia
(KP2MI) hari Rabu (30/9/2026) di GOR Cilandak, Jakarta Selatan. Kegiatan ini
menjadi bagian dari upaya memperluas informasi mengenai perlindungan, peluang
kerja luar negeri, serta pentingnya memahami proses migrasi yang aman dan
sesuai prosedur.
Sebanyak 250 peserta mengikuti
kegiatan tersebut dan mendapatkan berbagai informasi mengenai peluang bekerja
ke luar negeri, kesiapan yang perlu dimiliki sebelum menjadi Pekerja Migran
Indonesia, serta tahapan migrasi yang harus ditempuh melalui jalur resmi.
Kepala BP3MI DKI Jakarta, Dr.
Arman Muis, S.H., S.I.K., M.M., M.H., hadir sekaligus menjadi narasumber dalam
kegiatan tersebut. Dalam penyampaian materinya, ia memberikan pemahaman kepada
peserta mengenai pentingnya memperoleh informasi yang benar, mempersiapkan
kompetensi, serta memahami prosedur yang perlu ditempuh sebelum bekerja ke luar
negeri.
“Sebelum menjadi Pekerja Migran
Indonesia, persiapan harus dilakukan secara matang, baik dari sisi kompetensi
dan keterampilan maupun kelengkapan dokumen. Peserta juga perlu memahami bahwa
bekerja ke luar negeri harus melalui jalur resmi agar dapat memperoleh
perlindungan pada setiap tahapan migrasi,” ujar Dr. Arman Muis .
Menurutnya, kesiapan calon
Pekerja Migran Indonesia tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis, tetapi
juga mencakup pemahaman mengenai proses penempatan, dokumen yang diperlukan,
serta kondisi dan kebutuhan pekerjaan di negara tujuan. Pengetahuan tersebut
menjadi bekal penting agar calon Pekerja Migran Indonesia dapat mengambil
peluang kerja luar negeri secara aman dan terinformasi.
Dalam kegiatan tersebut, peserta
juga mendapatkan materi mengenai Program SMK Go Global yang merupakan program
direktif Presiden Prabowo Subianto dalam rangka meningkatkan kapasitas dan
kompetensi Calon Pekerja Migran Indonesia agar memiliki keterampilan yang
sesuai dengan kebutuhan pasar kerja global.
“SMK Go Global diarahkan untuk
menghubungkan peningkatan kompetensi dengan peluang dan kebutuhan kerja
internasional. Karena itu, peningkatan kapasitas tidak hanya berfokus pada
keterampilan teknis, tetapi juga mencakup kemampuan bahasa, pengetahuan, dan
kompetensi yang dibutuhkan di negara tujuan,” jelas Dr. Arman Muis.
Melalui Program SMK Go Global,
peserta diharapkan memiliki kesiapan dan daya saing yang lebih baik dalam
mengakses peluang kerja di luar negeri. Peningkatan kapasitas tersebut menjadi
salah satu bagian penting dalam mempersiapkan Calon Pekerja Migran Indonesia
agar mampu memenuhi kebutuhan pasar kerja global sekaligus memahami prosedur
migrasi yang aman.
Pelaksanaan Edukasi Perlindungan
dan Migrasi Aman dalam rangka Mendukung SMK Go Global juga menjadi sarana bagi
BP3MI DKI Jakarta untuk memperluas pemahaman siswa dan masyarakat mengenai
peluang kerja luar negeri. Edukasi ini diharapkan dapat mendorong semakin
banyak calon Pekerja Migran Indonesia untuk mempersiapkan diri dengan baik,
meningkatkan kompetensi, serta memilih jalur penempatan yang resmi dan sesuai
dengan ketentuan.
Melalui kegiatan tersebut, BP3MI
DKI Jakarta terus mendorong terwujudnya migrasi yang aman dengan memastikan
masyarakat memiliki akses terhadap informasi yang benar mengenai peluang kerja,
peningkatan kapasitas, prosedur penempatan, dan pelindungan Pekerja Migran
Indonesia.