• DKI Jakarta
  • +62811-9900-048
  • bp3mi.dkijakarta@kp2mi.go.id
  • BP3MI Jakarta
  • Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia – Jakarta

Berita

img BP3MI DKI
07-Oct-2026 13:55:35

BP3MI DKI Jakarta Dukung 182 Peserta Tingkatkan Kompetensi melalui Program SMK Go Global

Jakarta, BP3MI DKI Jakarta (6/10)— Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) DKI Jakarta menghadiri kegiatan Pembukaan dan Info Sesi Pelatihan dan Sertifikasi Welder serta Pelatihan dan Sertifikasi Bahasa Inggris Program SMK Go Global yang dilaksanakan di Balai Diklat Industri (BDI) Jakarta pada Selasa (6/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dan kesiapan Calon Pekerja Migran Indonesia sebelum memasuki dunia kerja internasional.

Sebanyak 182 peserta mengikuti pelatihan selama 38 hari, yang terdiri atas Pelatihan Welder 3G dan 6G di BDI Jakarta serta Pelatihan Bahasa Inggris di Universitas Binawan. Program ini dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan teknis, kemampuan Bahasa Inggris, serta pemahaman mengenai proses penempatan ke luar negeri.

Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Kepala Balai Diklat Industri (BDI) Jakarta. Dalam sambutannya, Kepala BDI Jakarta menyampaikan bahwa sebanyak 182 peserta akan mengikuti rangkaian pelatihan selama 38 hari dengan materi Welder 3G dan 6G serta Bahasa Inggris.

“Sebanyak 182 peserta hadir untuk mengikuti pelatihan selama 38 hari. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan mematuhi seluruh prosedur keselamatan kerja. Selain itu, peserta juga dapat memanfaatkan fasilitas yang tersedia, termasuk poliklinik BDI Jakarta apabila diperlukan,” ujar Kepala BDI Jakarta.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala BP3MI DKI Jakarta, Dr. Arman Muis, S.H., S.I.K., M.M., M.H. Dalam sambutannya, ia mengingatkan peserta agar memanfaatkan kesempatan yang diberikan melalui Program Nasional SMK Go Global untuk meningkatkan kompetensi dan mempersiapkan diri menghadapi peluang kerja di luar negeri.

“Manfaatkan kesempatan melalui Program Nasional SMK Go Global ini dengan sebaik-baiknya. Selain meningkatkan keterampilan, pastikan proses penempatan dilakukan melalui jalur resmi. Negara memiliki tanggung jawab untuk melindungi Pekerja Migran Indonesia, baik sebelum bekerja, selama bekerja, maupun setelah selesai bekerja,” ujar Dr. Arman Muis.

Ia juga mengingatkan peserta untuk menjaga komunikasi, menyampaikan keluhan melalui jalur yang tersedia, serta bijak dalam menggunakan media sosial.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan arahan sekaligus pembukaan oleh Direktur Jenderal Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri (P3KLN) Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) Dalam arahannya, Direktur Jenderal P3KLN menyampaikan bahwa pelatihan menggunakan sistem boarding dengan pendampingan teknis, mentoring, dan penguatan Bahasa Inggris untuk mendukung pencapaian standar kompetensi internasional.

“Pelatihan ini menggunakan sistem boarding dengan pendampingan teknis, mentoring, dan penguatan Bahasa Inggris. Namun, pelatihan bukan merupakan satu-satunya tahapan karena proses penempatan merupakan proses bisnis tersendiri yang nantinya mencakup wawancara, asesmen, hingga pemenuhan dokumen,” jelas Direktur Jenderal P3KLN.

Ia juga menekankan pentingnya peserta meningkatkan keterampilan, sikap profesional, dan kemampuan komunikasi sebagai bekal menghadapi dunia kerja internasional.

Usai arahan dan pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan training kit secara simbolis kepada perwakilan peserta pelatihan serta sesi foto bersama.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Info Sesi mengenai persiapan dan peluang bekerja di luar negeri. Materi pertama disampaikan oleh Dini Marhani, Pengantar Kerja Ahli Muda dari Direktorat Penempatan Nonpemerintah pada Pemberi Kerja Perseorangan KP2MI, yang membahas dasar-dasar Pekerja Migran Indonesia, persyaratan dan dokumen bekerja ke luar negeri, skema penempatan, SISKOP2MI, biaya penempatan, serta Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Selanjutnya, Rahalim Purba, Pengantar Kerja Ahli Madya dari Direktorat Penempatan Nonpemerintah pada Pemberi Kerja Berbadan Hukum KP2MI, menyampaikan informasi mengenai peluang kerja Welder di sejumlah negara penempatan.

Pembekalan juga diisi oleh PT Bina Adidaya Mandiri Internasional, PT Binawan Inti Utama, PT Gosiva Sukses Mandiri, PT Loring Margi Utama, dan PT Satria Abdi Persada yang memberikan informasi mengenai jabatan, negara penempatan, proses rekrutmen, gaji, serta fasilitas yang akan diterima Pekerja Migran Indonesia.

Melalui rangkaian pembekalan tersebut, peserta diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai kompetensi, proses penempatan, serta peluang kerja luar negeri sehingga dapat mempersiapkan diri secara lebih matang dan mengikuti proses penempatan melalui jalur resmi. Program SMK Go Global menjadi salah satu upaya dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja internasional.

 

logo
  • DKI Jakarta
  • +62811-9900-048
  • bp3mi.dkijakarta@kp2mi.go.id